5 Fakta Dibalik Sirkuit Mandalika NTB, Jalan Menuju Tuan Rumah MotoGP 2021

74

Impian bangsa Indonesia untuk memiliki sirkuit kelas dunia dan dipakai untuk ajang balapan MotoGP nampaknya akan menjadi kenyataan. Presiden RI dan pihak penyelenggara MotoGP resmi menandatangani kontrak untuk mengadakan pertandingan balap motor dunia itu. Untuk acara tersebut, terpilihlah Sirkuit Mandalika yang ada di Lombok, Nusa Tenggara Barat sebagai sirkuit pertandingan untuk tahun 2012.

Untuk menilik lebih lanjut, berikut 5 fakta dibalik sirkuit Mandalika, NTB, ini:

1. Lombok, NTB, Sebagai Tuan Rumah

Salah satu sisi pesona Mandalika

Di sebut Sirkuit Mandalika karena memang akan dibangun di Mandalika, yang masih merupakan wilayah Kabupaten Lombok, NTB. Mandalika sendiri meruapakan kawasan wisata yang luasnya mencapai 1.035 hektar dan telah resmi menjadi salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata karena dijadikan sebagai kawasan hiburan yang cukup representatif di Kabupaten Lombok. Mandalika memiliki beberapa hotel dan beberapa fasilitas rekreasi, bahkan memiliki 7 spot wisata alam yang indah. Tak heran jika sirkuit terbesar di Mandalika ini dijadikan sebagai tuan rumah.

2. Mengapa Pilih Sirkuit Mandalika?

Salah satu spot lapangan golf di Mandalika

Mandalika adalah daerah pentolan NTB karena potensi alam pariwisatanya. Daerah ini menawarkan panorama yang sangat indah yaitu berupa lagun. Selain itu, Mandalika juga memiliki solar cell farm, lapangan golf, keindahan Samudera Hindia dan juga memiliki kawasan komersil dan perkotaan. Dengan memilih Mandalika untuk dibangun sirkuit megah, diharapkan dapat menampung 100.000 hingga 150.000 pengunjung tiap harinya selama perlombaan MotoGP. Sesuai rencana yang ditetapkan, sirkuit Mandalika ini nantinya mengusung konsep sirkuit jalanan. Terplilihnya Mandalika, Kabupaten Lombok, NTB, diharapkan akan menjadi tuan rumah yang membanggakan karena potensi pariwisata alamnya. Selain itu, juga diharapkan mampu membantu perekonomian NTB secara cepat dan menyeluruh.

3. Proses Pembangunan dan Pengembangan Sirkuit Terus Berlangsung

Salah satu potret proses pengembangan sirkuit

pembangunan dan pengembangan sirkuit Mandalika ini di sponsori oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) serta salah satu anak perusahaan konstruksi global yang berasal dari Perancis, Vinci Construction Grands Projects (VCGP).

Menurut Direktur Konstruksi dan Operasional ITDC, Ngurah Wirawan, pembangunan badan jalan akan mulai dibangun pada Oktober 2019. Dan akan memakan waktu sekitar 6 hingga 9 bulan, jadi diperkirakan akan selesai pada semester kedua tahun 2020. Untuk biaya pembangunannya sendiri, diperkirakan membutuhkan investasi sebesar Rp 4,54 triliun. Keseluruhan dana tersebut akan dipakai hingga 7 tahun ke depan, namun telah direncanakan Rp 3,6 triliun akan dibelanjakan untuk 3 tahun kedepan, yaitu hingga tahun balapan tiba, 2021.

4. Kemegahan Sirkuit Mandalika yang Berbatasan dengan Samudra Hindia

Salah satu sisi kemegahan sirkuit Mandalika yang akan dibangun

Sirkuit Mandalika ini akan terbentuk sepanjang 4,23 kilometer dan dibangun diatas lahan seluas 160 hektare. Sirkuit ini nantinya akan memiliki satu lintasan lurus untuk menjadi garis start dan finish, serta memiliki 18 tikungan. Tentunya tikungan – tikungan tersebut akan memberikan udara segar dari Samudera Hindia dan pemandangan alam yang menakjubkan.

Sarana penunjang lain yang disiapkan adalah adanya 40 garasi untuk keperluan operasional tim balap MotoGP. Untuk grand stand sendiri telah disiapkan sejumlah 93.200 tempat duduk, serta 138.00 untuk area tempat duduk dan hospitality suites yang diperuntukkan untuk sekitar 7.700 penonton.

5. Durasi Kontrak dengan MotoGP

salah satu penampakan peserta perlombaan MotoGP tahun sebelumnya

Presiden RI sendiri telah resmi menandatangani kontrak dengan penyelenggara MotoGP, Dorna Sports S.L., dan WSBK selama tiga tahun, yaitu tahun 2021 hingga 2023 mendatang. Nama kontraknya sendiri adalah Promoter’s Agreement. Bahkan CEO dari Dorna, Carmelo Ezpeleta, sendiri telah melihat lokasi secara langusung.