5 Alasan Tidak Boleh Sering Mengeluh di Sosial Media

37
mengeluh

Memang benar sekali, media sosial sudahlah menjadi benda yang sangat digantungkan oleh kebanyakan orang. Mulai dari untuk memperlancar urusan bisnis seperti promosi produk, karya bahkan sebagai media bertukar kabar dan cerita dengan kawan yang sudah bertempat tinggal jauh dari kita.

Namun sayangnya, tidak sedikit yang menggeserkan fungsi sosial media dengan baik. Mulai dari memanfaatkannya untuk menstalking lawan, bahkan dijadikan sarana untuk berbagi keluh kesah, unek-unek sampai kebencian terhadap suatu hal.

Pastinya hal tersebut sebaiknya harus dihindari. Kenapa? pastinya demi kebaikan diri sendiri. Bukannya masalah yang dihadapi akan mereda justru kebanyakan sebaiknya. Simak yuk alasan kamu tidak boleh mengeluh di media sosial:

  • Karena terlalu sering mengeluh di sosial media, membuatmu terlihat semakin lemah di mata kebanyakan orang

Sebenarnya setiap orang memiliki masalah masing-masing. Namun, pintar-pintar saja setiap individu menyikapi. Bahkan ada yang menyembunyikannya rapat-rapat agar tidak menyusahkan orang lain. Tidak selamanya sosial media ramah terhadapmu, bisa saja karena terlalu sering memposting ungkapan kesedihan, video bahkan gambar yang mencerminkan kesedihanmu membuat orang lain risih menyaksikannya. Bukannya mendapat simpati justru kamu akan dicap sebagai pribadi yang lemah dan mudah patah semangat menghadapi lika -liku hidup.

  • Kamu menjadi kurang percaya diri

Karena terlalu sering memposting kesedihan, keluh kesah dan marah secara terus menerus bahkan secara terang-terangan membuatmu malu sendiri dengan apa yang sudah kamu paparkan kepada semua teman-temanmu. Bahkan saat orang lain tengah bersedih kamu tidak percaya diri menasehatinya karena kamu sendiri mudah tersulut emosi dan semua orang tahu itu.

  • Loyalitasmu akan diragukan

Apa hubungannya dengan loyalitas dan keluh kesah di sosial media? pasti ada dong. Kamu sendiri saja tidak ragu blak-blakan soal kelemahanmu di mata publik bagaimana jika nanti perusahaanmu memiliki rahasia penting namun kamu bisa saja membukanya karena suatu hal. Itu sebabnya, jangan mengeluh lagi

  • Dapat mempengaruhi orang lain

Tulisan, gambar maupun video memang hanya benda mati. Namun tahukah kamu sesungguhnya mereka memiliki kekuatan besar yang dapat mempengaruhi cara berpikir manusia. Sama halnya dengan postingan-postinganmu di media sosial yang berisi keluhan, putus asa dan tak berdaya menjalani hidup. Karena temanmu sering menyaksikannya tanpa sadar ia sendiri terpengaruh dengan apa yang kamu sampaikan melalui tulisan, gambar maupun video. Seakan-akan kamu menularkan kesedihan dan pesimisme kepada manusia lain.

  • Orang lain akan memandangmu sebelah mata

Karena kamu memamerkan kesedihan di khalayak umum, tanpa disadari temanmu tahu apa saja yang kamu alami dan apa sikap yang kamu ambil untuk menghadapinya. Jika ternyata kamu kurang dewasa menanggapinya sudah barang pasti orang lain akan memandangmu dengan sebelah mata. Menyaksikan sederetan keluh kesahmu di status yang kamu posting saja ia menjadi ilfil. Oleh sebab itu sebaiknya simpan rapat-rapat semuanya. Bijaklah bersosial media. Jika memang benar-benar tidak kuasa menghadapi cobaan utarakan kepada mereka yang kau anggap bisa mendengarkanmu dan membantumu menemukan solusi.

Hidup memang banyak cobaan, kalau banyak cucian itu namanya loundrian. Semoga artikel ini bermanfaat.