5 Alasan Cewek Selalu Meminta Kepastian Hubungan Kepada Cowoknya

48
pacaran

Kedekatan antara pria dan wanita yang menimbulkan kenyamanan memanglah hal yang rumit. Terlebih saat tidak ada kepastian hubungan sama sekali. Ketika sang pria memberikan perhatian lebih dan selalu ada saat teman wanitanya butuh, menemaninya chattingan hingga larut malam, mengingatkan makan bahkan mengajaknya jalan namun tidak ada hubungan pacaran sekalipun sebenarnya cukup menyiksa bagi seorang wanita.

Disisi lain ia bahagia karena ada sosok yang selalu mendampinginya dan selalu ada, di sisi lain ia bertanya-tanya sebenarnya siapa aku di matanya? Untuk kamu kaum laki-laki, jika sering bertanya-tanya kenapa wanita berani meminta kepastian terlebih dahulu atau kenapa wanita selalu minta kepastian, berikut alasannya:

  • Dia takut salah mengartikan kedekatannya denganmu

Yang pertama adalah ia takut salah mengartikan kedekatannya denganmu. Ia takut terlalu tinggi menaruh harapan kepadamu, menganggapnya kamu adalah satu-satunya sandaran terakhirnya. Namun disisi lain ternyata suatu ketika kamu memberi pernyataan bahwa ia adalah sebatas temanmu. Mengertilah, terlalu lama menaruh kenyamanan kepada lawan jenis dan suatu ketika harus rela menerima perpisahan bukanlah sesuatu yang mudah dan sangat menyakitkan.

  • Karena dengan kepastian membuatnya bisa mengambil keputusan untuk masa depan

Cinta, asmara, hubungan percintaan, pacaran bahkan pernikahan adalah salah satu hal yang sering dipertimbangkan saat mengambil keputusan. Entah memilih tempat kerja, kuliah bahkan memilih tempat tinggal jika perlu.

Wanita akan bingung saat kamu tak kunjung memberinya kepastian. Ia akan bingung saat mengambil keputusan. Saat ia dihadapkan dua keputusan antara mengambil tawaran kerja di luar kota, atau mencari pekerjaan tempatnya ia tinggal satu kota denganmu.

Salah satu pertimbangannya adalah, ia takut menjalin hubungan jarak jauh denganmu sementara ia sudah terlanjur nyaman denganmu. Disisi lain ia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan kedua untuk meraih cita-citanya. Namun pada kenyataannya ia tidak tahu apakah kamu juga menganggapnya sosok penting dalam hidupmu?

  • Ia takut terlalu lama menunggu dan berujung kekecewaan

Ini yang sering terjadi. Faktor usia adalah salah satu penyebabnya. Karena stigma yang ada di lingkungannya, ia di tuntut menikah di usia tidak lebih dari 25 tahun. Namun pada kenyataannya, ia masih ingin menunggu kepastian dari entah kapan itu. Namun resikonya adalah, ia harus bersiap kecewa karena terlalu menunggu terlalu lama dan laki-laki yang ia nantikan tak memilihnya sebagai pasangan hidupnya.

  • Karena sering ditanyai oleh temannya perihal kedekatanmu dengannya, ia bingung memberikan jawaban kepada temannya

Saat sedang nongkrong atau saat bertemu dengan kawannya ketika menghadiri acara pernikahan, kerap sekali beberapa orang mengetahui kedekatannya denganmu. Saat temannya bertanya apakah laki-laki itu kekasihmu? Ia akan bingung tujuh keliling dan memilih diam seribu bahasa.

  • Ia akan bingung menempatkan posisi dan bersikap kepadamu

Karena akrab dan merasa dekat denganmu, kadang ia bersikap selayaknya seseorng kekasih kepadamu. Namun kadang, ia ragu. Ia takut salah bersikap dan membuatnya malu di hadapanmu.

Ia takut kamu nilai sebagai wanita yang “open” kepada semua teman lelakinya. Padahal ia bersikap sedemikian karena sikapmu yang sudah hangat di matanya. Namun saat ia bersikap layaknya sebagai seorang teman biasa, ia takut jika kamu menganggapnya dia hanya menganggapmu sebagai teman dan tertutup.

Tahukah kamu wahai kaum lelaki, ia akan semakin bimbang dengan arah hidupnya jika ia tak kunjung kau beri kepastian. Itulah sebabnya, jangan berniat hadir jika tidak berniat menetap.