40 Hari Setelah Kematian Menurut Kristen

85

Bagi sebagian orang pasti pernah berpikir “kemana orang pergi setelah orang itu mati?” Menurut sebagian orang percaya bahwa arwah orang mati akan tetap berada di bumi selama beberapa waktu.

Banyak orang Kristen yang berpendapat bahwa sebenarnya setelah orang meninggal arwahnya masih ada di dunia selama 40 hari lamanya. Hal ini ada karena sebagian orang Kristen di Indonesia terutama orang Kristen dari suku tertentu memiliki adat dan kepercayaan untuk tetap mendoakan arwah orang yang meninggal selama 40 hari.

Tentu saja Alkitab tidak pernah membahas secara secara pasti mengenai arwah orang mati berada. Banyak dari mereka berpikir roh orang yang meninggal akan terus terus berada di sekitar keluarganya selama 40 hari hingga arwahnya naik ke surga, kiranya seperti Tuhan Yesus masih menampakkan diri di dunia selama 40 hari dan baru naik ke Surga seperti yang diceritakan di dalam Alkitab.

Supaya jelas mengenai hal ini,berikut beberapa penjelasan mengenai 40 hari setelah meninggal menurut Kristen.

Arti 40 Hari Setelah Meninggal

Sebenarnya di Alkitab tidak tertulis bahwa setelah 40 hari roh manusia yang telah meninggal seperti apa. Di Alkitab hanya dikatakan bahwa setelah meninggal kita akan berada dalam alam yang berbeda dengan orang yang masih hidup.

Sehingga, kematian masih menjadi salah satu hal misteri yang tidak banyak disingkapkan oleh firman Allah. Yang bisa dilakukan umat Kristen hanyalah percaya akan keselamatan yang telah diberikan melalui penyaliban Yesus.

Ajaran 40 Hari Setelah Meninggal

Sama dengan ajaran Kristen mengenai 40 hari setelah meninggal. Tidak ada yang spesifik di dalam Alkitab mengenai hal ini. Oleh sebab itu ajaran dalam Kristen yang paling penting adalah mengasihi, sehingga hal inilah yang menjadi dasar bahwa keluarga terdekat selalu mendoakan hingga 40 hari lamanya.

Beberapa suku adat masih percaya bahwa roh manusia yang telah meninggal masih berada di dunia selama 40 hari hingga rohnya naik ke surga. Pandangan yang seperti ini di latarbelakangi oleh kepercayaan atau budaya tertentu.

Bagi ajaran orang jawa (kejawen), dipercaya bahwa “roh manusia akan melanjutkan “perjalanannya” ke alam orang mati setelah 40 hari lamanya terhitung sejak hari kematiannya.

Dipercaya juga selama 40 hari itu roh akan tetap tinggal di rumah tinggalnya sendiri. Hal ini tentu saja sangat tidak berdasar dan bertentangan dengan ajaran Firman Tuhan, karena waktu di dunia dan waktu di surga sangat berbeda, sehingga kita tidak bisa menghitung secara matematis.

Sebagai keluarga yang percaya di dalam nama Yesus hendaknya percaya bahwa saat orang tersebut meninggal maka dia sudah bersama Yesus di surga.

Pandangan 40 Hari Setelah Meninggal

Dari penjabaran penjelasan arti dan ajaran tersebut maka sudah dapat disimpulkan bahwa tidak ada pandangan mengenai ibadah 40 hari untuk arwah orang yang sudah meninggal. Jadikanlah ibadah ini sebagai bentukucapan syukur saja kepada Tuhan, namun bukan kewajiban yang harus dipenuhi.

Kita juga harus percaya bahwa Allah telah menyelamatkan mereka yang telah mati dan bersama dengan Bapa di sorga. Dari penjelasan di atas maka cukup jelas bahwa setelah meninggal maka roh kita akan bersatu dengan Allah di sorga. Oleh sebab itu ibadah hingga 40 hari sejatinya lebih kepada mengucap syukur atas janji keselamatan Allah.

Kesimpulan

Peringatan Hari yang ke-empat puluh bagi orang yang telah meninggal tidak harus dilakukan. Karena orang yang telah meninggal sudah tak punya hubungan lagi dengan orang yang masih hidup. Orang yang telah mati langsung menuju ke dua tempa, surga bagi mereka yang beriman pada Tuhan Yesus Kristus dan neraka bagi mereka yang menolak Kristus.

Maka dari itu berbahagialah kalian yang telah percaya pada Kristus, karena saat ia meninggal, detik itu juga dan sampai selamanya ia akan berada dalam kerajaan sorga.