4 Tipe Orang yang Nawar Barang, Kamu yang Mana?

55

Dalam kehidupan tentunya kita nggak akan pernah lepas sama yang namanya jual beli. Jual beli merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan manusia untuk menukar barang yang dibutuhkan antara keduanya (penjual dan pembeli).

Misalnya penjual ayam memerlukan uang untuk mencukupi kebutuhan hidup, dengan begitu ia bekerja dengan menjual ayam. Sedangkan pembeli yang datang, memerlukan ayam untuk bahan makanan yang nantinya bisa disantap keluarganya di rumah.

Pada dasarnya, jual beli adalah kegiatan yang menguntungkan antara dua pihak, karena keduanya saling tukar menukar barang atas dasar suka sama suka.

Bicara jual beli, kita nggak akan lepas dengan yang namanya kegiatan tawar-menawar. Kegiatan yang satu ini menjadi lumrah dan pasti hadir dalam kegiatan jual beli, sebelum saling sepakat tukar menukar barang yang dibutuhkan. Biasanya tawar menawar ini terjadi, karena harga barang yang bisa dikatakan mahal bagi pembeli.

Nah berikut ini, ada beberapa tipe penawar yang biasanya hadir dalam jual beli dan penjual wajib tahu nih. Penasaran kan gimana aja tipenya? Ini dia ulasannya.

  • Nawar yang nggak ketulungan

Pernah nggak ketika kamu terjebak jual beli dalam suatu toko atau pasar, kamu menemukan orang yang nawar harga barangnya dengan harga yang cukup mencekik ? Pernah dong tentunya. Misalnya harga barang A dijual Rp. 75000 ditawarnya jadi Rp. 10000 itu mah jelas nggak nolong penjualnya ya guys.

  • Pura-pura pergi biar dipanggil

Sadar atau tidak, ketika kamu belanja barang di suatu toko ataupun tempat penjualan lainnya kamu nawar dengan harga yang kamu mau, tapi nggak dikasih penjualnya terus kamu keluarkan jurus andalan kamu sengaja pergi agar dipanggil.

Iya jurus ini, biasanya berhasil dilakukan oleh banyak pembeli. Tapi penjual juga nggak akan langsung manggil juga, kalau harga barang tersebut belum balik modal dari pembelian barang tersebut.

  • Pasrah dengan harga awal

Apakah kamu termasuk orang yang pasrah dalam jual beli barang? Kamu hanya mampu nawar sekali dan berlanjut dengan keadaan ‘yaudahlah biar cepet pulang’. Kalau memang iya, sepertinya kamu perlu mendatangi beberapa orang yang jago nawar dalam jual beli.

  • Membandingkan harga di satu toko dengan toko yang lain

Kamu pernah nggak membeli barang di toko A tapi nggak jadi, karena kamu masih mau cari harga yang lebih murah di toko B. Tapi pada akhirnya, kamu akan membeli di toko yang lain, dan akan ngomong sama penjualnya bahwa di tempat yang lainnya harganya sesuai dengan keinginan kamu. Pernah?

Jadi itu dia sahabat dori tipe-tipe orang nawar dalam jual beli. Kalau kamu termasuk tipe orang yang mana? Nawar itu boleh kok sobat, tapi harus dalam batas yang wajar ya. Jangan sampai berlebihan hingga jatuh harga jualnya.