4 Makanan Pemicu Usus Buntu yang Harus di Hindari

23

Usus buntu adalah penyakit peradangan yang terjadi pada apendiks. Usus buntu adalah organ bentuk kantung kecil dan tipis. Usus buntu dengan ukuran panjang lima sampai dengan sepuluh sentimeter yang terhubung dengan usus besar. Saat penderita terkena radang usus buntu, penderita biasanya merasakan nyeri di bagian perut kanan bagian bawah.

Usus buntu bisa bertambah parah hanya dalam hitungan jam, terutama ketika bergerak, menarik napas dalam-dalam, batuk, ataupun bersin. Timbulnya usus buntu tak tentu, bahkan bisa datang ketika seseorang sedang tidur.

Selain rasa nyeri, ada gejala lain yang dapat dirasakan oleh penderita usus buntu, seperti mual, diare, dan demam. Apabila mengalami hal-hal seperti itu, ada baiknya segera cepat diperiksakan ke dokter. Jika tidak, bisa mengakibatkan infeksi rongga perut.

Banyak hal yang dapat menjadi penyebab terjadinya penyakit usus buntu, seperti hambatan pada pintu rongga usus buntu dan pertumbuhan parasi yang menyumbat rongga usus buntu. Tak hanya itu, ternyata terjadinya radang usus buntu juga bisa dari makanan. Maka dari itu, hindarilah makanan berikut ini:

  • Makanan Pedas

Sebenarnya, mengkonsumsi makanan pedas bukanlah hal utama yang bisa menyebabkan kondisi penyumbatan sehingga menyebabkan radang usus buntu, melainkan bisa menyerupai gejala awal penyakit usus buntu. Makanan pedas bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Gangguan pencernaan inilah yang dapat menyebabkan rasa sakit parah. Rasa sakit inilah yang menyerupai gejala usus buntu.

  • Berondong Jagung

Selanjutnya yang dapat menjadi penyebab radang usus buntu adalah popcorn atau berondong jagung. Makanan ini sering kita temui di bioskop atau penjual popcorn keliling. Ternyata, potongan kecil dari popcorn dapat memblokir permukaan rongga yang membentang di sepanjang usus buntu. Jika terjadi hal tersebut, dapat mengakibatkan pembekakan dan pembentukan nanah. Selain itu, potongan kecil dari popcorn yang menyumbat bisa membuat bakteri terbentuk di dalam usus buntu. Apalagi jika tidak sengaja menelan popcorn yang masih berupa biji jagung.

  • Makanan Rendah Serat

Di era modern ini, banyak sekali makanan cepat saji. Makanan yang tinggi karbohidrat, tetapi rendah serat. Makanan inilah yang dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya radang usus buntu.

  • Daging

Tahu cacing pita yang terdapat pada daging? Nah, salah satu penyebab lainnya terjadinya radang usus buntu adalah daging yang tidak diolah dengan baik sehingga masih terdapat cacaing pitanya.

Penyakit Radang usus buntu ini tidak boleh dibiarkan begitu saja. Hal tersebut bisa terjadi timbulnya infeksi dan menyebabkan usus buntu menjadi pecah. Usus buntu dapat terjadi di segala usia dan paling banyak pada usia sepuluh sampai tiga puluh tahun.

Gejala utama yang dirasakan ketika terkena penyakit usus buntu adalah adanya rasa nyeri pada perut. Rasa nyeri tersebut bisa berawal dari pusar, lalu ke bagian kanan bawah perut. Akan tetapi, posisi nyeri dapat berbeda-beda, tergantung dari usia dan posisi dari usus buntunya.