4 Hal yang Bisa Dilakukan Orangtua untuk Menjawab Rasa Ingin Tahu Anak

31

Anak merupakan salinan dari diri kita. Apa yang kita lakukan biasanya juga akan dipraktekkan oleh diri mereka, begitupun sikap yang kita biasakan pada diri anak akan dibiasakan pula dalam kehidupan sehari-hari.

Perkataan baik buruk seseorang maupun tingkah laku menjadi hal yang disoroti anak, ia akan terus berpikir mencari tahu hal yang membuatnya penasaran. Maka jangan heran, di usia anak yang semakin bertambah ia akan banyak bertanya tentang apa yang diketahuinya. Lalu bagaimana dengan sikap orangtua dan juga orang dewasa yang menjadi pendamping dirinya di kehidupan sehari-hari ?

Adapun sikap orangtua dan juga orang dewasa dalam menyikapi rasa ingin tahu anak adalah sebagai berikut :

1.Menyikapi hal itu dengan bijak

Rasa ingin tahu anak terhadap sesuatu yang baru dilihatnya menimbulkan tanya dan ingin selalu mendapat jawaban dari orang yang ditanya. Sebagai orang dewasa ada baiknya kita beritahu informasi yang kita ketahui dan berikan baik buruknya tentang informasi yang memang ada dampak negatif untuk dirinya.

2. Selalu waspada

Tumbuh kembang anak dipengaruhi oleh lingkungan sekitar dan juga orang-orang yang disekelilingnya tentunya. Adapun hal yang harus dilakukan orangtua adalah selalu waspada tentang informasi yang dianggap kurang pantas diterima oleh anak.

3. Antusias menjawab saat anak bertanya

Bersikaplah antusias ketika anak kecil yang ada di sekeliling anda bertanya mengenai banyak hal. Semisal ada lampu merah di perempatan jalan, kemudian anak bertanya “kenapa kita berhenti sedangkan di sisi jalan yang lain ada motor dan mobil yang jalan ?”

Pertanyaan ini kita jawab dengan antusias “karena kita berada di sisi jalan yang lampu merahnya menyala. Nah kalau disana kenapa mobil motornya jalan, karena di sana lampu hijaunya yang menyala bukan lampu merahnya”.

Jangan sampai ketika anak bertanya dengan pertanyaan yang sama, kita jawab dengan jawaban yang membuatnya tidak puas dengan jawaban yang kita berikan “ketauan lampu merahnya nyala, ya jelas berhentilah. Kalau jalan mau kena tilang polisi”. Anak-anak belum paham akan hal ini, ia masih polos dan lugu maka dari itu di sepanjang jalan ia bisa saja menanyakan banyak hal.

4. Ajak anak untuk membaca buku

Membaca merupakan kegiatan membuka jendela dunia dan banyak informasi yang kita dapat nantinya. Di era sekarang ini mungkin sebagian orang tua jarang membelikan buku untuk anaknya, biasanya orangtua justru memberikan gadget untuk menambah pengetahuannya tentang hal baru.

Salah ? Tidak juga sebenarnya, akan tetapi hal ini kurang tepat. Para orangtua bisa membelikan buku untuk belajar anak. Hal ini juga mempermudah anak untuk belajar.

Nah buat para orangtua itu dia beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menghadapi anak kita yang kritis dalam bertanya. Jangan sampai kita membatasi pengetahuan mereka dengan bersikap acuh dan bodo amat terhadap rasa ingin tahu mereka kepada hal yang baru. Hal itu lumrah dilakukan anak kecil, mengingat banyaknya hal baru yang baru saja ditangkap oleh indranya.