4 Fakta Susi Susanti, Atlet Putri Kebanggaan Indonesia Sepanjang Masa

9

Film Susi Susanti Love All sudah menarik perhatian penggemar bulutangkis sejak perilisan trailernya. Kisah hidup salah satu legenda bulutangkis di sektor tunggal putri ini diangkat menjadi sebuah film Biopik yang akan segera ditayangkan di seluruh bioskop di Indonesia.

Peraih emas Olimpiade Barcelona tahun 1992 itu mengatakan merasa senang dengan diangkatnya kisah hidup dirinya saat menjadi atlet bulutangkis. Susi Susanti juga berharap film biopik ini menjadi inspirasi bagi seluruh atlet khususnya bulu tangkis dan umumnya untuk seluruh atlet Indonesia di cabang manapun. Ia juga berharap film ini dapat memotivasi para generasi muda yang memiliki cita-cita sebagai atlet.

Filmnya sendiri diperankan oleh Laura Basuki sebagai Susi Susanti dan Dion Wiyoko sebagai Alan Budikusuma, Alan Budikusuma sendiri merupakan salah satu atlet bulu tangkis terbaik yang pernah dimiliki oleh Indonesia.

Lalu, seperti apa kehidupan Susi Susanti yang kini menjabat sebagai salah satu petinggi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) ini? Yuk simak selengkapnya beberapa fakta di bawah ini.

  • Berpacaran Selama Sembilan Tahun

Tidak banyak yang tahu kalau Susi Susanti dan Alan Budikusuma menjalani masa pacaran selama hampir 9 tahun. Alan Budikusuma memutuskan untuk menjadikan Susi Susanti kekasih yaitu tepatnya pada tahun 1988 silam. Kemudian, mereka baru memutuskan untuk menikah tepat pada tanggal 9 Februari 1997.

Keduanya memutuskan untuk mengikat janji suci sehidup semati setelah bersama-sama berjuang menjadi atlet yang mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional lewat olahraga Bulu Tangkis. Mereka mengatakan, mengapa memutuskan menikah ketika sudah berpacaran lama adalah karena mereka terlebih dahulu fokus meniti karier sebagai atlet nasional.

  • Sempat Ingin Mengugurkan Anak Pertamanya

Setelah menikah, Susi Susanti masih melanjutkan karirnya sebagai atlet bulu tangkis. Sampai ketika ia harus membela negaranya di final Singapura Terbuka sekitar tahun 1999, ia menyadari bahwa dirinya sedang hamil untuk kali pertama.

Susi Susanti pun bimbang antara memilih karir atau keluarga. Di tengah kembimbangan tersebut ia sempat ingin menggugurkan anak pertamanya Tetapi, pada akhirnya ia memilih melepaskan karir yang telah membesarkan namanya tersebut dan fokus akan kehamilan anak pertamanya. Kemudian pada akhirnya, Susi Susanti memutuskan untuk pensiun sebagai atlet Nasional Bulutangkis Indonesia di usia yang terbilang cukup muda, yaitu di usia 27 tahun.

  • Tidak mendorong anak ikuti jejaknya

Setelah memutuskan untuk fokus terhadap keluarganya, Pasangan Susi Susanti dan Alan Budi Kusuma di anugerahi tiga orang anak. Masing – masing nama anak pertama mereka yaitu Laurencia Averina, Albertus Edward, dan Sebastianus Frederick.

Pembina PBSI yang akrab dipanggil Ci Susi ini ternyata membebaskan anak – anaknya untuk memilih cita – cita yang mereka inginkan. Ia tidak memaksa ketiga anaknya untuk mengikuti jejak orangtuanya sebagai atlet bulu tangkis atau menjadi atlet nasional. Hal ini dikarenakan, menurutnya, memiliki cita – cita sebagai atlet adalah profesi yang memiliki banyak halangan dan resiko yang terkadang tidak bisa diprediksi.

  • Memiliki berbagai macam bisnis

Susi Susanti pun memutuskan untuk terjun ke dunia bisnis. Ia pun memperluas bisnisnya ke berbagai kategori seperti dealer, pijat,fashion hingga raket. Susi Susanti diketahui mengetahui sebuah toko pakaian di salah satu mal di Jakarta Pusat, Lalu Ia juga sempat menjadi sebuah dealer mobil, namun ternyata bisnisnya yang satu ini tidak memihaknya. Lalu ia beralih ke bisnis raket dengan brandnya sendiri dan mulai banyak dikenal dan di ekspor ke kancah Internasional.

Demikian beberapa fakta dari Susi Susanti. Sementara itu untuk film Susi Susanti sendiri di jadwalkan tayang pada bulan September 2019 mendatang.