4 Bentuk Perilaku Bullying yang Harus Diantisipasi dan Dicegah

11
bullying

Bullying menjadi salah satu tindakan kekerasan yang beberapa terakhir sering kita dengar di media informasi. Bullying sendiri terjadi karena korban memiliki latar belakang kehidupan yang berbeda dengan sekelompok orang lainnya. Namun, bullying sendiri bukan hanya terjadi untuk beberapa golongan ke bawah saja. Akan tetapi juga datang ke beberapa golongan ke atas, di dunia entertainment.

Akibat dari tindakan bullying tersebut, biasanya korban merasakan tertekan sehingga terjadilah stress, depresi, bahkan ada yang sampai bunuh diri karena terlalu sering mendapat perlakuan tersebut. Ada beberapa bentuk bullying yang sering terjadi di sekeliling kita, namun kita sendiri tidak pernah paham bentuk bullying tersebut. Adapun bentuk-bentuk bullying tersebut:

1. Bullying Fisik

Bullying fisik adalah kasus pengecualian seseorang dalam suatu kelompok, karena adanya bentuk fisik yang berbeda orang tersebut dengan lainnya. Contoh dari bentuk bullying fisik biasanya korban dihalangi, didorong, diperlakukan semena-mena hingga biasanya korban mendapat perlakuan yang memalukan di depan umum. Selain itu, biasanya pada tubuh korban terdapat luka yang kadang kalau ditanya sebabnya, ia tidak akan menjawab sebabnya.

2. Bullying Verbal

Bullying verbal adalah pengecualian seseorang dalam suatu kelompok yang dilontarkan dalam bentuk kata-kata berupa pernyataan atau julukan. Misalnya lemot, idiot, oon, bodoh, lemah banget si jadi orang, lelet banget si jalannya, gendut, jelek, kerempeng, item, burik, gajah, badak, pendek, jangkung, botak, dan masih banyak bentuk bullying verbal lainnya.

3. Bullying pada Pergaulan

Bullying pada pergaulan biasanya mengakibatkan seseorang akan kesulitan menjalin hubungan pertemanan pada suatu kelompok, hal ini dikarenakan beberapa kelompok sudah dipengaruhi oleh beberapa kelompok yang memiliki pengaruh kuat dalam suatu komunitas tersebut. Bullying pada pergaulan bisa kita lihat dari keseharian seseorang, di mana ia selalu merasa sendiri dan melakukan hal apapun dilakukannya sendiri.

4. Cyberbullying

Cyberbullying menjadi bentuk penindasan yang cukup baru dalam kehidupan kita. Cyberbullying biasanya terjadi di dunia maya atau internet. Adapun penindasan yang dilakukan dikirim dalam bentuk aplikasi sosial media seperti email, instagram, SMS, chatting, dan aplikasi lainnya yang isinya hinaan, ancaman, dan gosip.

Biasanya cyberbullying dilakukan oleh oknum yang menggunakan nama samaran, sehingga tidak diketahui identitasnya. Akibat dari cyberbullying, seseorang merasa depresi, tertekan, sedih, menyendiri, dan protektif terhadap alat-alat sosial media yang dia miliki, bahkan ada yang sampai bunuh diri.

Perilaku bullying dapat dihindari dengan cara :

  • ajari anak kita untuk bersikap terbuka kepada orangtua dan guru
  • Berikan tempat yang baru, yang nyaman untuk dirinya (jika terlanjur menjadi korban)
  • Berikan nasehat bahwa setiap manusia merupakan makhluk sosial dan bullying adalah perilaku tidak baik
  • Belajar memaafkan orang lain

Nah itu dia bentuk bullying yang bisa saja terjadi di sekolah, lingkungan kita, dan beberapa tempat lainnya. Semoga bermanfaat.