Ini 4 Alasan Kenapa Menulis Itu Penting

27
menulisss

Menulis? Kegiatan yang sangat ditakutkan bagi kebanyakan mahasiswa. Saat disuruh membuat tugas kuliah yang berurusan dengan menuliskan kata-kata, seringkali mahasiswa hari ini menganggapnya sebagai hal yang menakutkan. Tak jarang, kebanyakan paper mereka hanyalah copy paste dari paper-paper senior.

Menulis dianggap sebagai hal yang sulit bagi sebagian orang, meskipun sedari kecil, sejak menginjak bangku sekolah sejatinya mereka sudah dilatih untuk menulis. Namun, tetap saja, bagi orang-orang yang tak terbiasa menulis, ini akan menjadi hal yang sulit dan menakutkan. Bagi yang sudah terbiasa menulis, kegiatan merangkai kata demi kata bukanlah hal yang sulit, dalam beberapa menit saja mereka sudah bisa menghasilkan satu buah artikel ringan yang singkat. Akan tetapi, ini akan berbanding terbalik dengan orang yang tidak terbiasa menulis. Adanya ide, gagasan, dan materi-materi yang cukup dalam pikiran mereka, namun tidak bisa mereka tuangkan dalam bentuk tulisan. Mengapa? Karena mereka tidak terbiasa untuk menuliskannya.

Jika mereka memahami esensi menulis, kemungkinan setiap hari akan hadir hari-hari menulis. Jika saja para mahasiswa itu berbagai manfaat dari menulis, mereka mungkin akan senang duduk berlama-lama sambil menuliskan ide-ide mereka. Setidaknya ada 4 alasan pokok kenapa menulis itu penting!

  • Menulis dapat melawan lupa

Manusia sebagai makhluk berpikir dilengkapi dengan otak yang senantiasa bekerja meski kita dalam keadaan tertidur sekalipun. Saat seseorang berpikir dan menuangkan ide pikirannya dalam tulisan, ini akan membantu otaknya untuk terus berpikir dan memproduksi pikiran-pikiran positif.

Tulisan juga sangat membantu kinerja otak manusia yang terbatas dalam mengingat sesuatu. Ini sangat dipengaruhi oleh faktor usia. Saat usia semakin senja, kemampuan otak untuk mengingat hal-hal lampau pun semakin lemah. Dengan hadirnya tulisan, akan menjemput kembali ingatan di masa lalu. Selain itu, menulis juga merupakan cara efektif untuk menyelamatkan apa yang pernah dibaca dari kelupaan dan menyimpannya dalam bentuk rangkaian kata yang tersusun rapi dalam tulisan

  • Menulis dapat menyelamatkan sejarah

Mengapa tulisan dikatakan dapat menyelamatkan sejarah? Perhatikanlah! Selain benda-benda arkeologi, tulisan-tulisan yang ditulis oleh orang-orang terdahulu merupakan bukti sejarah dan peninggalan berharga bagi generasi selanjutnya. Apa yang terjadi hari ini, bagaimana kronologis suatu peristiwa besar, jika tidak dituliskan maka tidak akan pernah diketahui oleh generasi mendatang. Lihatlah orang-orang terdahulu, membungkus setiap hal yang terjadi di masanya melalui tulisan-tulisan mereka.

  • Menulis dapat memanjangkan umur

Dikatakan dapat memanjangkan umur, karena apa yang kita pikirkan, yang tertuang di dalam tulisan-tulisan yang pernah kita hasilkan akan terus dibaca dan dipelajari oleh orang banyak, sekalipun kita telah tiada. Hal berbeda jika kita sekalipun tak pernah menuliskan ide-ide yang kita punya. Saat ajal menjemput, bersama tanah yang mengubur jasad, perlahan lahan Anda akan mulai dilupakan dan tidak lagi diingat.

Lihatlah Hamka, hingga hari ini masih sering disebut-sebut dan dijadikan panutan meskipun ia telah lama wafat. Demikian juga dengan Gusdur, Muhammad Hatta, dan yang lainnya, tetap dikenang meski telah lama tiada. Selain karena ketokohan mereka, didukung dengan banyaknya tulisan yang mereka lahirkan, semakin mengekalkan keberadaan mereka dari masa ke masa, seakan-akan hingga hari ini mereka masih hidup.

  • Menulis dapat menjadi profesi

Orang yang hobi menulis dapat menjadikan hobinya sebagai profesi. Harga yang ditawarkan untuk sebuah tulisan apalagi tulisan ilmiah tidaklah tanggung-tanggung, bisa mencapai puluhan juta. Saat ini, profesi sebagai freelance atau content writer sudah semakin banyak dilirik dan mulai diminati. Coba perhatikan kehidupan Asma Nadia, Andrea Hirata, Habiburrahman el Shirazy, Muhammad Fuadi dan banyak lagi penulis buku best seller yang hidup berkecukupan dari berkah hobi mereka sebagai penulis.

So, jangan lagi menganggap menulis sebagai suatu hal yang menakutkan, sulit dan membosankan. Cobalah mulai menuliskan ide-idemu! Tulisan itu akan menjadi pengingat atas dirimu, mengawetkan namamu dalam sejarah dan masa depan.