3 Tips Mengatur Uang Bulanan untuk Anak Kuliahan

14

Saat kita sudah menginjak bangku kuliahan dan kita diharuskan untuk ngekos, maka disitulah kita mau tidak mau harus belajar tentang pengelolaan uang. Setiap anak diberi jatah yang berbeda oleh orangtuanya, tapi aku yakin pasti uang yang diberikan pasti cukup jika kita bisa mengaturnya dengan baik.

Jangan sampai belum akhir bulan kita sudah bingung karena dompet kering, dan ATM juga kering. Untuk mengupayakan menghindari kejadian demikian, kita harus ngelola dan punya cara untuk mengatur keuangan kita tanpa harus menyiksa diri dengan terlalu hemat.

1. List Apa Saja Kebutuhan

Kebutuhan ini tiap orang beda ya. Aku bantuin ngelist dikit buat perempuan yang ngekos karna aku juga anak kuliahan. Biasanya aku mengelist atau membedakan antara uang makan, uang jajan, uang skincare, uang belanja pribadi, uang paketan, uang belanja bulanan dalam artian bahan-bahan yang non ikan seperti saos, kecap, saori, garam, kalau beras aku bawa dari rumah.

Kalau lauk-pauk biasanya aku masukkan dalam uang makan. Kalau skincare aku biasanya nggak banyak satu bulan 1-2 item. Paling nggak kalau nggak lagi beli baju uang kesenangan aku masukkan ke skincare atau aku tabung. Pokoknya uang satu dan lainnya aku pisah dan aku jatah cukup tidak cukup. Jangan lupa uang sedekah, tapi aku biasanya pakainya uang jajan ya.

2. Buat Kaleng Darurat

Fungsinya untuk tabungan aja, aku pakai toples sisa sosis. Nah, itu isinya isi uang sehari-hari kalian pakai uang jajan. Aku gak pernah isi uang gede karena pasti kita keberatan dan kebutuhan jajan juga banyak ya kan? Aku biasanya ngisinya paling banyak Rp 2000 lah. Karena menurutku ini kan cuman uang darurat aja.

Karena kita udah ngelist uang untuk ini itu jadi isi dikit aja, biasanya aku Rp 500-2000 dan paling sering Rp 1000 aja. Kalau uang kaleng ini itu buat jaga-jaga kalau misal kita kehabisan uang makan atau tugas. Pokoknya buat yang benar-benar darurat. Aku yakin kalau ngisinya segitu pasti bakalan di isi setiap hari, karena nggak mengganggu uang jajan kita kok.

3. Tidak Melebihi Batas

Seperti point pertama, kita sudah mengatur setiap uang. Nah, kita harus konsisten untuk cukup tidak cukup ya uang sekian. Jadi kita bisa kok hangout bareng teman, nongkrong, belanja asalkan sesuai budget kita per bulan. Jangan sampai lebih dan ngutang ke uang yang punya tugas lain, malah nggak karuan sistem keuangannya nanti ya.

Aku selalu menerapkan tiga cara sederhana diatas, dengan konsisten InsyaAllah dan kaleng toplesku penuh uang recehan, kadang kalau ada teman mampir dia suka tanya dan aku malah bangga karena ya kayak aku punya payunglah jika benar-benar ada darurat dalam keuanganku.

Nah, bagi kalian yang mau ngikutin caraku boleh banget. Semoga bermanfaat bagi sesama. Hidup anak kost!