3 Kelainan Tulang Belakang Bengkok dan Cara Mengatasinya

82

Persendian yang memiliki fungsi penting. Salah satunya yaitu membuat tegak badan manusia sebagai organ penopang. Tulang belakang ini terdiri dari beberapa susunan tulang-tulang yang lapisi ligamen dan otot-otot. Ada 33 tulang yang tersusun di bagian tulang belakang ini. kesempurnaan susunan tulang-tulang ini juga mempengaruhi kesehatan Anda.

Jika ditemukan susunan yang bengkok atau persendian yang diawali nyeri itu artinya terdapat kelainan pada tulang belakang Anda. Selain sebagai penopang fungsi lain dari tulang belakang pada tubuh manusia yaitu membuat tubuh menjadi lentur. Dimana anda dapat menggerakkan bagian tulang belakang anda pada posisi nyaman.

Misalnya saat anda ingin melakukan gerakan bersandar, membungkuk, meregang atau berputar sekalipun. Tulang belakang yang normal dan sehat tidak menimbulkan rasa nyeri apabila Anda melakukan gerakan-gerakan tersebut. Tulang belakang ini juga yang nantinya bersinergi dengan pergerakan leher dan kepala Anda.

Fungsi berikutnya adalah sebagai penghasil sel darah merah. Banyak orang awam yang mungkin kurang paham bahwa tulang belakang manusia itu sebagai penghasil sel darah merah. Disinilah sumsum tulang diproduksi sehingga proses kehidupan dapat berjalan.

Tubuh manusia sebagai satu rangkaian yang saling berhubungan satu dengan yang lain dengan demikian tulang belakang salah satu organ yang melindungi organ utama. Pada tulang belakang terdapat tulang rusuk yang menempel untuk melindungi jantung dan paru-paru.

Ada beberapa penyebab yang menimbulkan tulang belakang menjadi bengkok yaitu terjadinya kelainan, diantaranya sebagai berikut.

  • Kifosis

Kifosis suatu kondisi dimana tulang belakang condong ke belakang membentuk lengkungan 50°. Hal yang tampak adalah si penderita tubuhnya kelihatan lebih bungkuk. Penyebab kifosis sendiri dapat disebabkan kebiasaan buruk seperti postur tubuh yang kurang baik.

  • Skoliosis

Kelainan tulang belakang yang melengkung ke samping mirip huruf C atau S. Ini disebabkan karena kecelakaan atau kondisi cacat dikarenakan suatu kelainan.

  • Lordosis

Tulang belakang bagian bawah mengalami bengkok ke bagian depan yang berlebih daripada kondisi normal. Salah satu penyebabnya adalah obesitas ekstrim. Tubuh tidak mampu menopang berat badan si penderita.

Cara Mengatasi Tulang Belakang Bengkok

Agar terhindar dari ketiga masalah di atas, maka Anda dapat melakukan beberapa cara berikut ini.

  • Konsumsi obat-obatan sesuai anjuran dokter

Resep yang diberikan dokter merupakan tahapan yang dilalui si penderita untuk mengurangi rasa nyeri.

  • Olahraga rutin dengan menjalani prosedur fisioterapi

Setelah minum teratur obat yang diberikan sesuai anjuran dokter. Penderita tulang belakang yang bengkok dapat secara perlahan pulih dengan melakukan fisioterapi. Hal ini penting dilakukan karena pemulihan tulang didukung oleh teknologi canggih seperti pencahayaan sinar infra merah.

  • Pemasangan pen melalui proses operasi

Operasi merupakan opsi terakhir yang mana jika konsumsi obat sudah dilakukan namun hasil yang didapat belum maksimal bisa dilakukan penanganan penyembuhan melalui proses operasi.

  • Menjaga berat badan

Tubuh yang memiliki bobot berlebihan bisa memberikan dampak yang kurang baik bagi keseimbangan tubuh. Pola makan sehat dan rutin melakukan diet sehat sangat dianjurkan sebagai bagian dari treatment untuk mencegah kondisi tulang yang bengkok.

  • Konsumsi buah dan sayuran secara teratur dan minum obat herbal

Bahan-bahan alami tidak dapat dipungkiri khasiatnya sudah teruji sejak jaman dulu bahwa makanan dan minuman yang minim bahan kimia dapat memberikan efek yang luar biasa menyehatkan organ-organ tubuh manusia terutama tulang belakang manusia.

  • Berjemur

Tulang sangat baik menerima pancaran sinar matahari yang dimulai sejak pukul 07.00 pagi- jam 09.00 pagi karena kedua waktu tersebut menghasilkan vitamin D yang baik untuk pertumbuhan tulang dan proses recovery tulang yang mengalami kerusakan.