3 Jenis Sayuran Pemicu Darah Tinggi yang Harus di Hindari

13

Tekanan darah tinggi adalah suatu penyakit tentang kekuatan aliran darah dari jantung yang mendorong dinding pembuluh darah. Tekanan darah tinggi disebut juga dengan hipertensi. Sewaktu-waktu, tekanan darah tinggi bisa beruba-ubah sesuai dengan aktivitas apa yang dilakukan jantung dan daya tahan pembuluh darahnya.

Hipertensi disebut juga sebagai “pembunuh diam-diam”. Pasalnya, penyakit ini tidak menyebabkan gejala jangka panjang dan terkadang bisa mengakibatkan komplikasi yang mengancam nyawa. Komplikasi yang diakibatkan oleh hipertensi di antaranya adalah penyakit jantung koroner, gagal jantung, stroke, gagal ginjal, kebutaan, diabetes, dan penyakit serius lainnya.

Ada banyak sekali penyebab seseorang mengidap hipertensi. Meski tidak dijelaskan secara khusus, tetapi biasanya seseorang akan mengidap hipertensi dikarenakan gaya hidup dan pola makan yang buruk. Misalnya, merokok. Dalam satu batang rokok, dapat menyebabkan lonjakan langsung dalam tekanan darah seseorang. Kandungan nikotin dalam produk tembakau bisa mendorong sistem saraf untuk melepaskan zat kimia yang dapat menyempitkan pembuluh darah dan berhubungan terhadap tekanan darah tinggi.

Dalam hal makanan, sangat disarankan untuk menghindari makan makanan asin yang mengandung natrium. Tak hanya itu, makanan atau minuman yang mengandung pemanis buatan juga harus dihindari karena bisa meningkatkan kolestrol dan/atau tekanan darah tinggi. Nah, berikut ini ada beberapa sayuran yang harus dihindari oleh pengidap hipertensi, yaitu:

  • Mentimun

Pernah makan mentimun yang diolah menjadi acar? Ternyata makanan ini memiliki kandungan garam atau natrium yang sangat tinggi, loh. Dalam pembuatan acar, mentimun memang sengaja dibiarkan dalam larutan air garam agar terserap ke dalamnya. Semakin lama dalam larutan air garam, maka semakin banyak pula garam yang akan terserap.

  • Kentang

Siapa yang ketika datang ke restoran fast food suka memesan kentang goreng? Memang, sih, makanan fast food selalu menggoda, apalagi kentang gorengnya. Namun, bagi pengidap hipertensi harus dihindari, loh. Soalnya, kentang goreng juga mengandung garam atau natrium yang sangat tinggi. Belum lagi dengan kandungan lemaknya yang juga sama bahayanya bagi penderita tekanan darah tinggi.

  • Tomat

Terakhir adalah tomat. Apa pun olahan yang mengandung tomat, baik saus tomat, pasta tomat, makanan kaleng bumbu tomat, atau apa pun itu, harus dihindari oleh penderita tekanan darah tinggi. Pasalnya, produk yang mengandung tomat juga memiliki kandungan garam atau natrium yang tinggi.

Normalnya, tekanan darah manusia berkisar di angka 120/80 mmHG. Namun, jika angka mencapai 140/90 mmHG, berarti seseorang mengidap hipertensi. Ada juga prehipertensi yaitu tekanan darah di tengah-tengah antara angka normal dan angka lebih tinggi.

Menurut World Health Organization (WHO), angka pengidap hipertensi terus meningkat. Bahkan, diperkirakan pada tahun 2025 akan melonjak hingga 29 persen. Di Indonesia sendiri, dilansir dari Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdars) Kementrian Kesehatan RI tahun 2018, menunjukkan bahwa 34,1 persen penduduk Indonesia berusia di atas delapan belas tahun mengidap tekanan darah tinggi.

Seorang pengidap hipertensi, biasanya tidak menunjukkan ciri-ciri apa pun hanya mengalami gejala ringan. Secara umum, pengidap hipertensi mengalami berbagai gejala, seperti sakit kepala parah, pusing, penglihatan buram, mual, hingga sensai berdetak di dada, leher, atau telinga.

Itulah sekiranya sayuran yang harus dihindari oleh para pengidap hipertensi. Selain itu, ada baiknya untuk memulai pola hidup sehat, seperti diet seimbang dan rendah garam, olahraga teratur, dan tidak merokok dan minum alkohol.