3 Jenis Hukuman di Neraka menurut Agama Hindu

357
Kaskus

Ketidakharmonisan kehidupan manusia yang disebabkan karena tingkat kesadaran jiwa manusia yang masih terlampau renda dan egonya tinggi, mengakibatkan penderitaan pada manusia itu sendiri. Disadari ataupun tidak oleh manusia, keharmonisan antara pikiran dan jiwa akan mengantarkan mereka menuju kebahagiaan yang sejati.

Awal mula terjadinya dosa karena munculnya ketidakpuasan atau ego manusia yang terlalu tinggi yang secara ppsikologis sangat berdampak negaitf dan secara kesehatan akan terus menerus menurun. Pikiran negative yang menyebabkan dosa tersebut akan menghantarkan atman atau jiwa manusia jika sudah sudah meninggalkan ke neraka. Sehingga, Jiwa atau atman dalam konsep hindu akan menempuh perjalanan dan akan mempertimbangkan semuanya di alam arwah.

Konsep neraka dalam agama hindu dijaga oleh beberapa makhluk bhuta yaitu makhluk yang mempunyai wajah seram dengan gigi panjang, kuku panjang dan juga rambut acak – acakan yang juga panjang. Jenis bhuta yang pertama adalah

  • Bhuta Tog-tog Sil

Bhuta ini dengan mata melotot, gigi bertaring panjang dan rambut serta kuku panjang bertugas untuk menyiksa para atman curiga atau jiwa yang mudah sekali menaruh curiga kepada sesuatu yang tidak patut untuk dicurigai.

Dan juga menyiksa atman tattwa yaitu atman yang menyalahgunakan kebijakan dan pengetahuan agama untuk kepentingan pribadi. Serta bertugas menyiksa atman atau jiwa yang dulunya semasa hidup menjual prasasti. Bentuk siksaannya bermacam macam ada yang dipukul terus menerus, dicincang atau dimasukkan ke kawah api seperti magma.

  • Bhuta celeng

Ada juga bhuta naya yaitu bhuta yang kadang menampakkan diri kadang menghilang, bhuta celeng yaitu bhuta yang berbentuk seperti babi, bhuta ini bertugas untuk menghukum jiwa – jiwa rendahan yang semasa hidupnya sering berbohong, berjudi, mencuri dan lain sebagainya. ada juga bhuta abang yang bertugas menyiksa atman atau jiwa yang semasa hidupnya malas untuk bekerja.

  • Bhuta ode – ode

Bhuta ode – ode yang bertugas meniup bara api di neraka sehingga senantiasa terasa panas oleh atman yang menghuni neraka dan juga tugas bhuta ode ode yaitu memasukkan atman kedalam kuah air panas yang mendidih kemudian mengaduknya sampai atman itu tersiksa dan hancur kemudian utuh kembali. Setelah utuh kembali, dimasukkan kembali ke kuah panas, begitu terus sampai ada ketetapan dari Sang Hyang Widhi.

Keharmonisan itu tercapai jika manusia pandai untuk mengolah perasaan dan emosinya menjadi rasa syukur terhadap karuniaNya sekecil apapun. Jika tidak terjadi hal itu, sulit bagi manusia untuk mendapatkan kebahagiaan yang hakiki dan kekal. Manusia akan terus berbuat sesuai egonya dan pikirannya akan terus menerus digerus oleh pikiran negatifnya sendiri.

Ada banyak sekali jenis hukuman di neraka menurut agama hindu yang masing-masing diberikan tugas untuk masing-masing makhluk bhuta penunggu neraka, untuk itu sangat perlu untuk menanamkan karma baik semasa di dunia.