3 Hal Yang Diperhatikan Ketika Lagi Ngobrol

17

Mulut merupakan salah satu bagian dari panca indra yang dimiliki oleh makhluk. Mulut memiliki fungsi untuk menyalurkan makanan ke dalam tubuh kita. Selain memiliki fungsi untuk menylurkan makanan, fungsi mulut yang lain adalah untuk berbicara dengan orang lain yang tentunya dibantu dengan pita suara.

Dalam kehidupan kita, mulut bisa mendatangkan kebaikan dan bisa mendatangkan mala petaka dalam kehidupan sehari-hari. Lewat kata atau ucapan yang terlontar dari mulut kita, tentunya membuat orang lain memiliki perasaan yang berbeda-beda, seperti marah, kecewa, senang, dan beberapa perasaan lainnya. Perasaan-perasaan ini dapat muncul tergantung dari kata yang didengar oleh lawan bicaranya.

Mungkin kita sering mendengar bahwa “lidah itu tak bertulang”, “mulutmu harimaumu”, dan beberapa kalimat lainnya. Tentunya kalimat-kalimat itu bukan hanya kata yang biasa saja, tetapi ada makna tersurat didalamnya yang isinya tentu nasehat untuk diri kita sendiri (pribadi) dan orang lain.

Isinya tentang apa sih ? Apa lagi kalau bukan untuk menjaga diri (mulut) kita, untuk tidak menyakiti orang lain lewat kata yang kita lontarkan atau kita ucapkan. Mungkin apa yang kita ucapkan adalah kata yang biasa dan hanya isinya guyonan atau kalimat candaan, tapi terkadang apa yang didengar dan ditangkap orang lain belum tentu sama. Maka tak jarang, sering sekali kita dapati orang yang salah paham satu sama lain.

Nah, terus gimana dong biar orang lain nggak salah paham sama apa yang kita ucapkan ? Berikut ini ada beberapa hal yang bisa kita perhatikan dan kita jadikan pertimbangan ketika kita berinteraksi dengan orang lain.

1.Berpikir sebelum bicara

Emang bisa ya berpikir sebelum bicara ? Kenapa enggak ? Bisa kok, kalau sudah terbiasa. Kamu perlu berpikir, “apakah yang kamu ucapkan dapat diterima dengan baik oleh lawan bicara saya ?”, “Apakah dia bisa mengerti apa yang saya maksud ?”, “Apakah saya…..”.

Sadar atau tidak, banyak dari kita yang berpikir “yaudah lah aku kan orangnya begini, sukanya ceplas ceplos sana sini”, “resiko temenan sama aku ya gitu, harus mau dikomenin pedes”, dan masih banyak lagi. Nah anggapan kaya gini, nggak melulu dibenarkan lho guys. Kenapa ? Karena apa yang kamu pikirkan belum tentu sama dengan orang lain.

2. Gunakan bahasa yang mudah dipahami

Gunakan bahasa yang mudah dipahami orang lain dan sesuaikan dirimu dengan lawan bicara. Kenapa ? Karena nggak semua orang bisa menangkap kosa kata yang kamu ucapkan. Selain itu, sikap unggah ungguhmu ke orang lain jangan sampai hilang. Ingat setinggi apapun pekerjaanmu dan jabatanmu, tetaplah menjadi orang yang biasa.

3. Jangan malu minta maaf

Minta maaf di akhir atau awal pembicaraan nggak ada salahnya kok. Kenapa ? Dengan begitu, orang yang kamu ajak bicara setidaknya tidak merasa tersakiti dengan ucapanmu. Ingat tiap kata yang terlanjur terlontar dari mulut kita, akan tetap membekas di hati orang.

Jadi, ada 3 hal yang harus diperhatikan ketika kita sedang bicara dengan orang lain. Ingat tiap kata yang keluar memang tidak berwujud, namun lukanya masih tetap tergores di hati. Untuk itu cobalah mulai sekarang bersikap dewasa, seperti memilih berkata yang baik atau diam agar tidak menyakiti orang lain. Semoga bermanfaat.