3 Cara Ampuh agar Nafas Panjang Saat Adzan

7

Tidak semua orang di anugerahi oleh Allah Subhanahu wa ta’ala yaitu memiliki nafas yang panjang. Biasanya, mereka yang diberikan nikmat tersebut, memiliki kemudahan untuk melakukan adzan atau melakukan irama saat membaca Al-Quran dan mengaji.

Ditinjau dari segi kesehatan, nafas panjang berkaitan dengan besar dan kecilnya ukuran paru-paru seseorang. Secara alamiah, seseorang yang memiliki ukuran paru-paru yang terbilang besar, akan sendirinya memiliki volume pernapasan yang bisa menjangkau panjang dan lama.

Sebaliknya, bagi mereka yang memiliki ukuran paru-paru standar bahkan kecil, akan sulit untuk melakukan suara dengan jangkauan panjang dan lama. Mereka biasanya langsung berhenti dan merasakan nafas yang tersengal-sengal.

Kalau begitu, apakah seseorang yang memiliki jangkauan nafas pendek tidak bisa melakukan Adzan? Tentu saja bisa. Segala sesuatu yang di lakukan karena Allah Subhanahu Wa ta’ala pastinya akan dimudahkan. Untuk kalian yang ingin sekali bisa memiliki jangkauan nafas yang panjang agar bisa melakukan adzan, berikut ini ada beberapa cara agar nafas panjang saat adzan yang bisa kamu ikuti. Simak selengkapnya di bawah ini.

1. Melakukan Latihan Pernafasan

Hal yang pertama kali harus dilakukan untuk seseorang agar memiliki nafas panjang adalah dengan rutin melakukan latihan pernafasan. Latihan ini bertujuan untuk membiasakan dan membentuk otot diafragma kita menyesuaikan irama yang ingin kita keluarkan dalam bersuara. Berikut ini langkah-langkah melakukan latihan pernafasan yang baik dan benar:

  • Tegakkan tubuh, tarik nafas perlahan. Kemudian tahan sekitar 30 hingga 40 detik. Lalu lepaskan perlahan. Ulangi hingga delapan kali.
  • Kemudian tarik nafas kembali secara perlahan. Alirkan dan arahkan udara untuk bisa masuk ke paru – paru sampai terasa diafragma mengeras. Lalu lepaskan perlahan sambil membunyikan huruf abjad A, I , U, E, O. Lakukan hingga delapan kali.

Langkah-langkah diatas bisa dilakukan berulang-ulang setiap sehari sekali agar otot diafragma terbiasa serta dapat membantu mengeluarkan nafas yang panjang.

2. Olahraga

Selain melakukan teknik-teknik di atas, ada baiknya dibantu juga dengan melakukan olahraga secara rutin. Hal ini dikarenakan, dalam membentuk pernafasan agar mampu menjangkau panjang dan lama, tidak hanya membutuhkan teknik saja.

Olahraga dibutuhkan untuk menyeimbangkan antara kekuatan teknik yang setiap hari di latih, dengan kekuatan fisik agar kuat mendukung panjangnya pernafasan yang ingin kita miliki. Kemudian, jenis olahraga apa yang bisa kita lakukan?

Beberapa olahraga yang mendukung pernafasan bisa menjangkau lebih panjang, antara lain adalah lari, senam, yoga, berenang, dan juga beberapa jenis beladiri seperti karate, Silat, Taekwondo, dan lain sebagainya. Ada baiknya setelah olahraga dilakukan, kita melakukan teknik – teknik yang tadi disebutkan diatas. Dianjurkan untuk melakukannya setiap selesai melakukan olahraga.

3. Menjaga Asupan Makanan

Hal yang terakhir yang perlu diperhatikan adalah bagaimana asupan makanan yang kita konsumsi setiap hari. Apabila kita masih sering mengonsumsi makanan yang menghambat pernafasan kita dapat menjangkau panjang, segala aktivitas olahraga atau teknik-teknik yang kita pelajari menjadi percuma.

Ada baiknya menghindari beberapa jenis makanan seperti gorengan, minuman bersoda, makanan bersantan, dan es. Apabila masih sering mengonsumsi jenis makanan ini, kita akan lebih mudah terserang batuk, pilek, dan flu. Tentu ini akan mengganggu proses latihan pernafasan yang telah dijalani. Dianjurkan untuk perbanyak mengonsumsi air putih tanpa es dan juga sebaiknya menghindari rokok.

Demikian beberapa cara agar nafas panjang saat adzan yang bisa kamu terapkan untuk mendapatkan jangkauan pernafasan yang sesuai dengan irama adzan yang kamu inginkan. Semoga membantu!