10 Tips Menjawab Pertanyaan Kapan Nikah yang Bikin Orang Jadi Malas Nanya Lagi

50

Buat kamu yang sudah memasuki usia “pernikahan” pasti selalu risih dengan pertanyaan “kapan nikah?”, bukan? Ya, sedikit terdengar rese dan mengganggu sekali. Namun, haruskah dengan emosi menjawab pertanyaan tersebut? Tentu saja enggak dong! Buang-buang energi banget jika menjawab pertanyaan yang tidak berbobot seperti itu harus menguras emosi.

Keep elegant, bro and sist! Hidup akan selalu dihiasi dengan mereka yang kepo dan suka ikut campur urusan orang lain. So, kalau ditanyain masalah “kapan nikah?”, just be calm dengan jawaban berikut ini.

1Bantu Doain Dong…

“Kapan nikah?” jika pertanyaan ini adalah pertanyaan pertama kali dari orang yang berbeda, jawablah dengan elegan sambil tersenyum manis dan berkata “Doakan saja, ya!”. Jika pertanyaan yang sama dilayangkan oleh orang yang sama, jawab lagi dengan jawaban yang super elegan “Pasti kemaren belum doain aku, ya? Buktinya aku belum menikah juga nih!”.

2Tanya Balik Kalau yang Bertanya itu Masih Berstatus Single

Jika yang bertanya masih single, kembalikan lagi semua pertanyaan yang dipertanyakan olehnya. Tanya balik kepada orang tersebut supaya dia nggak kalah kekinya.

3Tunggu Dilamar Dulu Ya!

Jika sudah lelah, kamu bisa menjawab dengan lebih elegan untuk meredam emosimu. Ya, gunakan cara yang lebih anggun dengan menjawab “tunggu dilamar dulu ya…”

4Mau Kasih Kado Apa Emangnya?

Terlalu sering menghadapi pertanyaan itu-itu saja membuat kamu merasa lelah jiwa. Memang melelahkan sekali, apalagi yang mempertanyakan hal tersebut adalah orang yang sama bahkan setiap hari dipertanyakan olehnya. Sesekali, keluarkan jurus yang ampuh lainnya seperti “sudah nyiapin mau ngasih kado apa emangnya?”.

5Aku Lagi Mengumpulkan Modal Buat Nikah

Jawaban yang terkesan serius juga harus menjadi jawabanmu. Kamu sangat diperbolehkan untuk menjawab “sedang mengumpulkan modal” meskipun belum jelas kapan pernikahanmu akan digelar.

6Lagi Nungguin Pemerintah Adain Nikah Massal Biar Gratis Nikahannya!

Ini nih jawaban yang paling pas ketika kamu diganggu dengan pertanyaan kapan nikah secara bertubi-tubi. Selain itu, jawaban seperti ini terkesan seperti jawaban yang tidak berujung namun membuat orang-orang tidak berani mempertanyakannya lagi. Nggak percaya? Silakan dicoba!

7Kalau Enggak Sabtu, ya Minggu!

Bagi kamu yang berjiwa santai, jawaban seperti ini adalah jawaban paling lumrah namun ampuh “menyumbat” mulut si kepo. Selain ampuh, jawaban tersebut juga tidak menyakitkan hati siapapun.

8Jodohnya Belum Turun dari Langit

Jawaban bercanda lainnya bisa kamu jawab dengan “jodohnya belum turun dari langit”. Kalau mereka mempertanyakan lagi, cara berikutnya mungkin akan ampuh membungkam mulut mereka.

9Kalau Sudah Bosan, Cuek Aja!

Cara berikutnya adalah dengan bersikap “cuek aja”. Jangan terlalu memedulikan mereka yang selalu menyibukkan dirinya dengan urusanmu. Ingatkan mereka bahwa banyak urusan yang lebih penting untuk diselesaikan dibandingkan dengan mengurus jodoh orang lain.

10Beri Ceramah Kepada Si Penanya dan Ingatkan Bahwa Jodoh Adalah Urusan Tuhan!

Cara terakhir ketika ditanyakan perkara jodoh berulang kali adalah dengan menceramahi si penanya. Ya, ceramahi saja mereka yang tak pernah jera mempertanyakan “kapan nikah”. Apalagi bagi kamu yang sekarang sedang berjuang untuk “menjaga” diri. Pasti sudah memasrahkan segala perkara jodoh kepada Yang Kuasa. Untuk itu, ingatkan kepada mereka yang selalu nyinyirin kamu bahwa jodoh adalah urusan Tuhan. So, mempertanyakan jodoh diibaratkan dengan mencampuri urusan Tuhan. Apakah diperbolehkan bersikap demikian?

Nah, itulah beberapa jawaban yang bisa kamu lontarkan ketika ditanyakan kapan menikah. Jangan keburu keki karena itu bisa membuat kamu terus-terusan dibully. Tetap usahakan menjawab dengan jawaban seelegan mungkin supaya para penanya nggak perlu ikut campur sama takdir kamu. Yang terpenting adalah tetap berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan jodoh terbaik.